• Please, follow me in Twitter

Saturday, January 21, 2017

Pengalaman Membeli Reksa Dana di Bareksa

Reksa dana merupakan instrumen investasi aset tunggal atau campuran yang dikelola oleh manajer investasi. Reksa dana bisa berupa saham, mata uang, indeks & ETF, obligasi pemerintah, dan pendapatan tetap. Disebabkan reksa dana beragam jenisnya maka tentu saja memiliki resiko rendah hingga tinggi. Bagi pemula yang tertarik memulai berinvestasi di reksa dana sangat disarankan membeli reksa dana pendapatan tetap dengan aset kelolaan aset obligasi dari pemerintah walaupun tidak begitu memberikan return cukup tinggi namun stabil dan tidak terlalu fluktuatif.

Bagaimana dengan saya? Sebenarnya berinvestasi di paper aset bukan hal baru bagi saya apalagi saya pernah berinvestasi di saham VISA dan PM menggunakan broker Optionxpress. Terkhusus reksadana saya baru membeli reksa dana pertama saya di Bukalapak berkerja sama dengan Bareksa. Untuk coba-coba saya beli reksadana CIMB seharga RP. 150.000 net tanpa dipungut biaya apapun. Sayangnya di Bukalapak hanya reksadana ini yang dijual jadi saya memilih membuka account baru di Bareksa. Setelah research reksadana yang bagus, jujur saya memilih Kehati Lestari (reksadana pendapatan tetap/fixed-income mutuak fund) karena saya tidak mau mengambil resiko kalaupun iya harus saya lihat grafiknya dahulu apakah menanjak atau menurun tanpa alur W atau M dalam rentang 1 tahun atau 5 tahun dengan fundamental kuat.

Selang beberapa hari, saya kembali melakukan research reksa dana return tertinggi dan akhirnya pilihan jatuh di Sucorinvest Equity Fund dengan return 5,73% 1 bln dan 58,39% 1 thn. Minimal pembelian adalah Rp. 250000 dan pembelian selanjutnya juga minimal Rp 250000. Reksa dana ini termasuk beresiko karena mengelola aset saham tetapi saham yang dikelola terdiri dari saham-saham perusahaan dengan performa bisnis bagus.