• Please, follow me in Twitter

Friday, September 20, 2013

Ya Allah, Saya Pengen Kerja di Dubai

Dubai is just small country in middle east, but ini negara kayanya luar biasa. Ngasi gaji sama non-Emirati (non pribumi) gak tanggung-tanggung! Menurut UU Ketenagakerjaan Dubai yang baru saya baca, pekerja lulusan SMA aja bisa digaji sampai lebih Rp. 12 juta! Tapi sayangnya biaya hidup di sana mahal gila beuuuh…. Apalagi harga makanannya. Why? Maybe because tanahnya tidak subur karena sejauh mata memandang cuma ada pasir dan pasir. Dan pastinya makanannya itu diimpor seperti sayur, beras, sama ikan. Kalau pendidikannya lebih mahal lagi, contohnya aja nih untuk mempersiapkan anak belajar di tingkat playgroup harus sediain kurang lebih Rp.100 juta tiap tahun! Tapi tenang aja, sebanding kok dengan salary yang didapat, at least, we can save 50% of our salary every month!

Honestly, saya prepare mau kerja di Australia tapi tiba-tiba saja saya tertarik kerja di Dubai merely karena gajinya yang gede! After researching on how to find a job there, kita disarankan menguasai bahasa linggis sama bahasa arab. However, yang terpenting adalah bahasa linggis karena Dubai negara multi kultural. Semua orang dari penjuru dunia datang ke Dubai mengadu nasib , but dominantly dari India dan Pakistan. Tapi akhir-akhir ini yang lebih banyak mendominasi disana dari warga Filipina. Weh, orang Indonesia ternyata masih kalah sama orang Pinoy cari kerja overseas! Mengenai faktor bahasa Inggris sebenarnya agak membingungkan karena kebanyakan di sana orang India, jadi bahasa yang dipakai bukan common English tapi Hinglish (Hindu-English). Well, I don’t know how its dialect sounds alike.

Karena saya masih kuliah, dan Insha Allah selesai tahun ini, saya coba-coba belajar bahasa arab dasar sama ningkatin TOEFL score yang lagi tiarap. Oh God….

Plan is plan, we make plan, but Allah himself decides whether it goes right or not! I am gonna work hard to achieve my dream to be there. Amin allahumma amin ya Allah.